emulator android paling ringan

8 Emulator Android Paling Ringan Dengan Performa Terbaik

Posted on

emulator android paling ringan

Emulator android menjadi satu hal yang dicari oleh mereka yang ingin menggunakan aplikasi atau memainkan game di laptop atau PC. Dalam hal ini, kemudahan akan kita dapatkan karena kita tahu bahwa menggunakan keyboard dan mouse untuk bermain game, lebih mudah dilakukan.

Nah, untuk anda yang sedang mencari emulator android paling ringan, kami memiliki beberapa aplikasi emulator yang bisa anda coba.

Di sini, anda tak perlu khawatir dengan emulator yang kami rekomendasikan. Kenapa? Karena emulator android di bawah tidak akan memakan ram yang umumnya menurunkan performa laptop atau PC anda.

Dari sekian banyak emulator android yang tersedia, kami memiliki rekomendasi yang pastinya tidak akan membuat anda kecewa. Berikut emulator android yang ringan untuk digunakan;

  1. NOX App Player

nox

Aplikasi ini menjadi salah satu dari emulator android yang terkenal di kalangan para gamer. Yup, hal ini dikarenakan adanya tambahan fitur yang menunjang aktivitas para gamer saat bermain game.

Apa itu? Yaitu fitur yang memudahkan anda untuk mengendalikan game saat menggunakan mouse dan keyboard, bahkan joystick. Tak seperti dengan emulator android yang lain, NOX juga memiliki beberapa pengaturan yang menunjukkan jumlah pemaikan RAM ataupun FPS.

Kelebihan lain dari emulator yang satu ini adalah, ada sebuah fitur bernama macro recorder yang berfungsi untuk merekam segala aktivitas anda saat menggunakan NOX – pastinya anda yang gamer tahu apa itu macro.

Selain itu, emulator android ini juga memiliki fitur screen recorder.

  1. KoPlayer

koplayer

Emulator android yang satu ini juga perlu anda coba. Yang menjadi andalan dari KoPlayer adalah fitur yang berfungsi untuk membuka beberapa game dalam waktu bersamaan.

Selain itu, ada juga screen recorder yang bisa anda gunakan untuk merekam aktivitas anda. Karena emulator ini sudah diroot, maka anda tidak perlu repot-repot untuk melakukan root.

Di samping itu, untuk anda yang terbiasa dalam menggunakan keyboard, ada fitur yang memiliki kegunaan untuk mengubah keyboard anda menjadi controller. KoPlayer digadang-gadang memiliki performa yang cukup bagus. Di sini, emulator android ini memiliki tingkat kestabilan yang baik dan juga ringan.

  1. LeapDroid

LeapDroid

Memang, LeapDroid masih bisa dibilang sebagai emulator android pendatang baru. Namun, jangan meremehkan emulator yang satu ini dulu. Yup, ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh LeapDroid.

Yang paling menonjol adalah banyaknya tweak yang akan membuat performa laptop atau PC anda tidak menurun. Selain itu, anda juga bisa membuka dua game sekaligus secara bersamaan – sama seperti NOX App Player.

Baca Juga:   Kumpulan Aplikasi Android Untuk PC Yang Wajib Diketahui

Karena aplikasi emulator ini sudah diroot, maka anda tak perlu susah payah untuk melakukan root secara manual. Di LeapDroid, 98% dari semua aplikasi bisa digunakan di emulator android ini.

Jika anda ingin menggunakan emulator ini, kami memberitahukan anda bahwa LeapDroid akan memberikan performa yang bagus jika laptop atau PC anda memiliki kapasitas RAM 2GB atau lebih.

  1. MEmu

MEmu

Sama dengan emulator android lain yang sudah diroot, MEmu juga menawarkan beberapa versi dari Android yang bisa dijalankan langsung tanpa melihat tipe umum seperti KitKat, Lollipop, ataupun Jellybean.

Nah, jadi kalau anda ingin menjalankan sebuah game yang khusus untuk Android tipe KitKat, anda tak perlu mengubah setting atau re-dowload emulator android yang lain. Soal kualitas dari emulator yang satu ini, sebuah uji performa telah dilakukan oleh Benchmark AnTuTu.

Hasilnya, MEmu dianggap 2 kali lebih cepat dari ponsel pintar Android terkini. Jadi, bisa dipastikan bahwa emulator android ini benar-benar pantas untuk dicoba.

Kami menyarankan anda yang ingin menggunakan MEmu, untuk memiliki laptop atau PC yang memiliki kapasitas RAM 8GB atau lebih.

Kenapa? Karena hal tersebut akan menunjang performa yang optimal.

  1. Genymotion

genymotion

Jika anda adalah developer aplikasi Android, anda bisa menggunakan emulator ini untuk mengetes aplikasi atau game anda. Yup, emulator android yang satu ini terkenal karena performa yang ringan untuk laptop atau PC anda.

Selain itu, Genymotion juga bisa digunakan untuk beberapa tipe Android seperti Jellybean dan Marshmellow. Nah, untuk Jellybean anda bisa menggunakan Nexus One.

Untuk Marshmallow, anda bisa menggunakan Nexus 6. Selain itu, ada fitur OpenGL yang juga menunjang performa Genymotion sehingga akan responsif dengan laptop atau PC anda. Ada dua versi yang dimiliki oleh emulator android ini, yaitu yang berbayar dan yang gratis.

Namun, anda tidak perlu ragu dengan kualitas yang gratis. Yup, yang membedakan adalah fitur tambahan untuk versi berbayar.

  1. BlueStacks

bluestack

Pastinya jika kita membahas emulator, nama yang pertama muncul di kepala adalah BlueStacks. Yup, emulator android yang satu ini memang sudah ada sejak tahun ’11.

Baca Juga:   3 Cara Mudah Screenshot di PC dan Laptop Windows

Karena sudah ada sejak 7 tahun lalu, tak heran bahwa emulator yang satu ini banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Dalam hal performa, sekarang BlueStacks telah diupgrade ke versi yang terbaru, tepatnya BlueStacks 3. Setelah uji kualitas yang dilakukan oleh Benchmark AnTuTu, BlueStacks mendapatkan skor yang lebih tinggi dari emulator NOX App Player.

Untuk anda yang ingin mencoba performa dari BlueStacks yang terbaru, kami sarankan anda yang memiliki laptop atau PC dengan kapasitas RAM 8GB bisa menggunakan emulator ini. Kenapa? Sekali lagi, performa optimal akan anda dapatkan jika BlueStacks ditunjang dengan spek yang baik.

Tambahan, emulator yang satu ini mudah untuk diinstall dan dikonfigurasi. Yup, BlueStacks bisa menyesuaikan secara otomatis.

  1. Droid4X

droid4X

Dari namanya mungkin sudah menarik perhatian. Benar sekali, emulator android yang satu ini juga bisa digunakan di iOS. Jadi, untuk anda yang tidak menggunakan laptop atau PC berbasis Windows, anda bisa menggunakan Droid4X.

Emulator yang bisa dibilang baru ini, juga memberikan fitur yang tak kalah dengan emulator lainnya. Untuk para gamer, Drod4X memiliki fitur keyboard emulator yang pastinya akan memudahkan aktivitas gaming anda.

Selain itu, jika anda akan bermain sebuah game Android seperti Asphalt 8, anda bisa menjadikan ponsel pintar anda sebagai sebuah controller dengan bantuan sensor accelerometer.

  1. AMIDuOS

AMIDuOS

Sama seperti emulator pendatang baru lainnya, AMIDuOS juga menjadi salah satu pilihan yang bisa anda coba. Memang, emulator android yang satu ini adalah emulator berbayar.

Namun, jika anda tertarik untuk menggunakan AMIDuOS, anda bisa mendapatkan trial selama 30 hari. Untuk versi Pro yang bisa digunakan di Android tipe Lollipop, anda harus mengeluarkan uang sekitar 190 ribu rupiah.

Untuk Android tipe Jellybean, anda harus membayar uang sekitar 130 ribu rupiah untuk menggunakan versi LITE-nya. Yang bagus dari AMIDuOS adalah ketika menjalankan game yang 3D. Selain itu, emulator ini juga cocok untuk sensor seperti Gyrometer, Orientasi, Accelerometer, dan Kompas.

Karena AMIDuOS adalah emulator android paling ringan, anda hanya perlu memiliki laptop atau PC yang memiliki kapasitas ram sebesar 4GB.

Seorang Software Engineer yang belajar menulis, SEO dan hal-hal lain di dunia IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *