Cara Mempercepat Koneksi Internet di Komputer

Posted on

Cara-cara mempercepat koneksi Internet di Komputer – Internet sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak hal yang dapat dilakukan dengan internet seperti pendidikan, hiburan, komunikasi, dan bahkan bisnis.

Pengguna internet di Indonesia pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Berdasarkan Survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2014 silam menunjukkan bahwa pengguna Internet di Indonesia sebanyak 88 juta pengguna. Pada tahun 2016 lalu, pengguna internet Indonesia sebanyak 132,7 juta. Banyak bener bro…

Kebutuhan akan internet berbanding lurus dengan kebutuhan akan kecepatan internet. di Indonesia, penyedia layanan internet dari internet kabel hingga seluler sudah memberikan pelayanan maksimal. Tetapi, kecepatan yang diberikan oleh penyedia layanan internet ini masih bisa dimaksimalkan lagi lho…

Bagi pengguna komputer, ini penulis  sediakan cara-cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat koneksi internet di komputer. Semakin banyak cara-cara ini diterapkan, maka hasilnya pun semakin bagus untuk mempercepat koneksi internet.

Cara Mempercepat Koneksi Internet di Komputer

1. Meningkatkan Setting Bandwidth Komputer

Bandwidth itu ibarat panjangnya jalan raya yang digunakan oleh mobil untuk lewat. Pada setting default sistem operasi Windows, bandwidth ini tidak dimaksimalkan. Bandwidth default sistem operasi Windows hanya 80% dari skala 0 – 100%. Ibarat jalan raya punya panjang 5 meter, maka 1 meternya tidak boleh dilewatin begitu…

Cara untuk meningkatkan bandwidth ini adalah:

  • Buka program Run pada Start menu, atau tekan tombol WindowsR di keyboard.

gpedit

  • Ketikkan gpedit.msc , kemudian klik OK.
  • Sekarang, kita menuju Computer Configuration > Administrative Templates > Network > QoS Packet Scheduler . Lihat gambar dibawah ini pada tampilan yang sebelah kiri ya.

tampilan gpedit

  • Dari gambar diatas sebelah kanan terdapat beberapa file dan folder. Kita pilih file Limit reservable bandwidth dengan cara Klik 2x nama file tersebut. Pada pilihan pojok kiri atas, ganti Not Configured menjadi Enabled . Lalu, setting Bandwidth limit (%): menjadi  . Lihat gambar dibawah ini.

bandwidth limit

  • Terakhir, klik Apply di pojok kanan bawah, lalu Ok. Sekarang kita Restart Komputer untuk merasakan perbedaannya.

2. Perbaiki Posisi Antena Access Point / Wifi

access point wifi

Jika pembaca menggunakan wifi, maka pembaca perlu mengecek posisi antena dari Access Point / Wifi. Posisi yang bagus untuk antena wifi adalah tegak karena transmisi data yang dipancarkan lebih stabil dan menyeluruh ke maksimal jangkauan wifi.

3. Lokasi Access Point / Wifi

transimi data access point

Pembaca yang menggunakan Wifi perlu meletakkan Wifi di tempat yang terbuka dan mengurangi hambatan transmisi. Maksudnya, setiap Wifi memancarkan transmisi data berbentuk gelombang, pada beberapa jenis Wifi, transmisi data akan berkurang jika menembus tembok / dinding.

Semakin pembaca jauh dari Access Point dan ada dinding yang menutupi, maka kecepatan internet pun semakin berkurang.

4. Gunakan Modem dengan Kecepatan Tinggi

modem 4G

Jika pembaca menggunakan modem, pastiakan modem yang digunakan memiliki kecepatan yang tinggi. Semisal pengguna punya paket internet 4G, tetapi modem yang digunakan memiliki kecepatan maksimal 3 Mbps.

Baca Juga:   Firewall: Pengertian, Fungsi dan Macam-Macamnya yang Harus Anda Ketahui

Hal ini tentunya mengakibatkan kecepatan internet hanya mentok pada 3 Mbps. Padahal, kecepatan 4G bisa lebih dari 50 Mbps lho. Beberapa telepon sesuler bahkan mengklaim bahwa kecepatan internet 4G mereka mencapai 90 – 100 Mbps. Bagi pembaca yang belum mendapatkan jaringan 4G bisa menggunakan modem yang 7,2 Mbps atau diatasnya lagi.

5. Mengubah DNS Pada Komputer

DNS ( Domain Name System ) digunakan sebagai pencarian nama komputer yang menggunakan fasilitas jaringan TCP / IP. Kita akan mengganti DNS yang ada menjadi DNS Google.

  • Klik kanan icon Network atau Wifi pada pojok kanan bawah di Task Bar. Lalu, pilih OpenNetwork and Sharing Center.

network and sharing center

  • Klik pada tulisan Connection pembaca masing-masing. Pada hal ini, penulis menggunakan LAN, jadi tampilannya seperti gambar dibawah ini.

tampilan network and sharing center

  • Kita akan diberikan tampilan mengenai connection yang sedang digunakan. Kita klik Properties.

network properties

  • Selanjutnya, kita pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) , kemudian klik Properties.

IP v 4 setting

  • Sekarang, kita ganti DNS lama menjadi DNS Google. Preferred DNS Server: 8.8.8.8 Alternate DNS Server: 8.8.4.4 

ubah DNS pada Ipv4

  • Terakhir, klik OK. Silahkan dirasakan bedanya..

6. Setting Prioritas Provider

  • Tekan tombol Windows + R . Kemudian, ketikkan regedit

regedit

  • Pada tab sebelah kiri, pilih HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Tcpip > ServiceProvider . Lihat pada gambar dibawah.

lokasi Service Provider

  • Pada Tab sebelah kanan, kita ganti DnsPriority, HostsPriority, LocalPriority, NetbtPriority dengan nilai 1

update data service provider

  • Done dan Restart PC.

7. Pilih Penyedia Layanan Internet yang Bagus dan Handal

Setiap lokasi bisa saja memiliki kualitas yang berbeda-beda untuk setiap layanan internet, baik itu layanan kabel maupun telepon seluler. Kita perlu mempertimbangkan Jangkauan sinyal.

Pada beberapa telepon seluler di beberapa lokasi yang berbeda memiliki kualitas jaringan yang berbeda pula. Pilih telepon seluler yang memiliki jangkauan sinyal yang Full atau maksimal untuk mendapatkan kecepatan maksimal.

Kita bisa mencoba cari testimoni dari orang-orang yang telah menggunakan salah satu layanan internet agar tidak salah pilih.

8. Mengaktifkan DNS Cache pada Registry

Cache ini maksudnya kita akan menyimpan data setelah kita mengakes sebuah website. Oleh karena itu, ketika kita akan mengakses website itu lagi, maka loading website akan semakin cepat karena data sudah tersimpan di komputer kita.

  • Buka Notepad, kemudian paste code di bawah ini:

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Dnscache\Parameters]
“CacheHashTableBucketSize”=dword:00000001
“CacheHashTableSize”=dword:00000180
“MaxCacheEntryTtlLimit”=dword:0000fa00
“MaxSOACacheEntryTtlLimit”=dword:0000012d

  • Simpan code diatas dengan nama: dnscache.reg . Setiap kali komputer di restart atau dinyalakan, jalankan file dnscache.reg tersebut.

9. Tweak cpipParameter di Registry

Kita akan memasukkan Code baru untuk mengoptimalkan jaringan.

  • Buka notepad, kemudian copy code dibawah ini:

[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesT cpipParameters]
“SackOpts” = dword: 00000001
“TcpWindowSize” = dword: 0005ae4c
“Tcp1323Opts” = dword: 00000003
“DefaultTTL” = dword: 00000040
“EnablePMTUBHDetect” = dword: 00000000
“EnablePMTUDiscovery” = dword: 00000001
“GlobalMaxTcpWindowSize” = dword: 0005ae4c

  • Simpan code diatas dengan nama: Tweak.reg . Jalankan sekali Code tersebut.

10. Memodifikasi system.ini

  • Jalankan Run dengan cara klik tombol Windows + R pada keyboard. Ketikkan system.ini

system ini

  • Replace file system.ini dengan code dibawah ini:

; for 16-bit app support
[386Enh]
woafont=dosapp.fon
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON
page buffer=100000kbps load=100000kbps download=100000kbps
save=100000kbps back=100000kbps
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv

[mci]

  • Hasilnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini, kemudian Save.

isi system ini

 

11. Defragment Komputer

Yang butuh sehat tidak hanya badan kita ya. Setiap alat pun butuh sehat untuk dapat mengerjakan sesuatu dengan maksimal. Komputer yang tidak sehat bisa berefek pada melambatkan kinerja komputer dan mengakibatkan koneksi internet pun juga terganggu.

Defragment ini maksudnya menata kembali data-data pada masing-masing Drive C, D, dan seterusnya. Seperti yang kita tahu di dalam sebuah folder biasanya ada banyak jenis file mulai dari dokumen, foto, video, pdf, dan lain sebagainya. Banyaknya jenis file ini akan mempersulit sistem jika biarkan begitu saja dan tidak diindeks.

Oleh karena itu, defragment akan mengelompokkan dan mengindex semua file berdasarkan jenisnya. Hal ini tidak akan mengubah lokasi file di dalam setiap folder, hanya saja sistem dibalik layar yang mengoptimasinya. Jadi tidak masalah untuk penggunaan kedepannya.

Defragment hanya perlu dilakukan pada Driver yang bertipe Hardisk, untuk SSD tidak perlu karena ada mekanisme di dalam SSD yang sudah menanganinya. Proses defgrament ini cukup lama tergantung dari banyaknya data yang perlu dioptimasi.

Langkah-langkah untuk Defgrament Disk yaitu:

  • Klik kanan pada salah satu driver, kemudian pilih Properties. Pada hal ini, penulis coba pilih Local Disk C seperti pada gambar dibawah.

defgrament menu

  • Kemudian, kita pilih Tab Tools, kemudian pilih Optimize seperti gambar diatas. Kita akan diberikan tampilan dengan list Drive yang ada di komputer kita. Pilih salah satu Drive, kemudian Klik Optimize. Tunggu hingga prosesnya selesai, kemudian gantian Defragment Drive yang lain.

optimize defragment

  • Done. Proses defragment memang memakan waktu yang cukup lama gan.. 😀

12. Pastikan Kondisi Komputer tetap Dingin

Kondisi komputer yang dingin dapat mengoptimalkan komponen komputer bekerja sehingga koneksi internet tidak terganggu. Bagi komputer pembaca yang sering panas, coba berikan pendingin seperti air Cooler, Kipas, atau dikasih AC sendiri…

Komputer yang panas biasanya membuat jalan sering lag, koneksi sering putus dan lain sebagainya.

13. Pastikan Kondisi Modem tetap Dingin

Yang butuh tetap dingin tidak hanya Komputer, tetapi modem pun sama saja. Ketika masih menggunakan modem dulu, Sering kali koneksi internet penulis mati karena modem yang cepat panas. Oleh karena itu, coba cari tempat yang agak dingin dan berikan kipas di dekat Modem.

Seorang Software Engineer yang belajar menulis, SEO dan hal-hal lain di dunia IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *