router

Pengertian dan Fungsi Router

Posted on

Router adalah salah satu perangkat keras dalam sebuah jaringan komputer yang digunakan untuk membagikan protocol kepada anggota jaringan yang lainnya agar dapat menghubungkan beberapa jaringan, baik yang sama ataupun berbeda. Router juga dapat diartikan sebagai sebuah alat yang digunakan untuk mengirimkan paket data menuju tujuannya melalui jaringan internet.

Router bekerja dengan menggunakan teknik routing, yakni dengan cara merutekan paket atau data informasi. Cara ini disebut sebagai routing. Dalam teknik routing, router akan dengan sendirinya mengetahui arah rute data tersebut akan dituju. Apabila informasi mengarah kepada jaringan yang berbeda, router akan meneruskan langkahnya kepada jaringan tersebut.

Namun, berlaku pula sebaliknya, apabila informasi tersebut mengarah kepada jaringan yang sama, maka router akan  mengahalangi agar informasi tesebut tidak keluar, dan meneruskan paket tersebut di jaringan yang sama sampai benar-benar terkirim.

Sejarah penemuan router adalah pada tahun 1980, melalui riset Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Prinsip kerja router adalah dengan menghubungkan antara LAN satu dengan LAN yang lainnya.

Seiring berkembangnya waktu, router semakin mengalami kemajuan dan semakin canggih.

Bagaimana tidak? Saat ini router tidak hanya berfungsi untuk menghubungkan dengan LAN, tetapi juga kepada teknologi wireless.

Dengan memanfaatkan gelombang radio yang dipancarkan oleh router, Anda dapat menyambungkan pada PC, gadget, smartphone,  laptop yang berada dalam jangkauan router tersebut.

Bentuk router hampir sama dengan komputer mini yang memiliki tugas untuk melakukan proses enkripsi. Bahkan kini router memiliki kecepatan super dalam mengirimkan data maupun memanajemen data dalam jaringan komputer.

Fungsi Router

  • Menghubungkan satu jaringan ke jaringan yang lainnya ( Bridge ).

Router sebagai bridge atau jembatan yaitu alat untuk menghubungkan jaringan satu ke jaringan yang lainnya, baik itu berbeda segment, VLAN, dan lain sebagainya. Maksudnya, jika kita memiliki jaringan dengan segment 36.0.0.0/24 , kita dapat berkomunikasi dengan jaringan yang memiliki segment 62.0.0.0/24, dan sebagainya.

Lalu, apa bedanya Router dan Switch?. Switch hanya menghubungkan beberapa perangkat (laptop, komputer, tablet, smartphone, dkk) sehingga membentuk sebuah jaringan. Nah, router inilah yang digunakan untuk menghubungkan jaringan yang dibuat switch dengan jaringan lain.

  • Filter data yang keluar masuk jaringan ( Firewall ).

Router dapat digunakan sebagai alat untuk meng-allow (memperbolehkan) dan disallow (menolak) paket data yang dikirimkan atau diterima.

Seiring perkembangan teknologi, mekanisme router sebagai firewall juga meningkat. Router bisa memfilter data berdasarkan portprotokol, atau paket data yang dikirimkan.

Berdasarkan port yaitu dengan memblok setiap paket data yang melalui port tersebut, bisa paket yang masuk dan keluar yang diblok, atau hanya salah satu saja.

Bisa juga berdasarkan protokol, semisal untuk keamanan data, maka router melakukan blokir untuk setiap paket data yang dikirim menggunakan protokol UDP, dan sebagainya.

Baca Juga:   Antivirus Terbaik Gratis Di Windows

Kalau berdasarkan paket data yang dikirimkan, maka router akan melakukan pengecekan terhadap isi paket data. Jika ada string yang berada pada blacklist, maka paket akan didrop atau dihapus filter tersebut. Sayangnya, kalau kita menggunakan VPN, maka router tidak akan bisa membaca isi paket data yang kita kirim.

Untuk lebih lengkapnya mengenai VPN, anda bisa membaca : vpn adalah 

  • Membagi ip address

Pada router, ada mekanisme untuk membagi ip address atau assign ip address kepada sebuah mac address. Mekanisme ini bisa menggunakan DHCP, atau menggunakan static ip address. Jadi, setiap perangkat yang terhubung kepada router, maka router akan memberikan sebuah ip address kepada perangkat tersebut agar dapat terhubung dengan perangkat lainnya.

Nah, bagaimana kalau ip addressnya habis / penuh?. Kalau begitu ceritanya, maka perangkat tersebut biasanya tidak dapat terhubung dalam jaringan tersebut.

Sebagai contoh ketika saya di kampus dulu, kalau sudah siang hari itu pasti ramai dan wifi laptop saya cuma muter-muter saja icon nya.

Router juga dapat berfungsi untuk menghubungkan suatu jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL yang biasa disebut DSL router. Router ini umumnya memilki fungsi firewal untuk melakukan penapisan paket berdasarkan sumber serta alamat tujuan paket tersebut.

Router yang memiliki fitur penapisan paket dapat juga disebut sebagai packet – filtering router.

Kemudian Fungsi umum router ini memblokir lalulintas data yang dipancarkan secara broad cast sehingga dapat mencegah adanya broad cast storm yang bisa menyebabkan kinerja jaringan melambat.

Jenis-Jenis Routing

Routing sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu static routing dan dinamic routing.

  • Static Routing

Dalam static routing, peranan admin sangatlah penting. Admin haruslah menentukan secara manual rute-rute mana saja yang akan dipilih.  Admin haruslah meneliti satu oersatu data yang masuk. Dikarenakan pengaturan dilakukan secara manual, maka proses routing ini selalu melalui jalur yang sama.

Kelebihan static routing adalah keperluan pertukaran data dalam jaringan akan lebih mudah. Akan tetapi routing ini juga memiliki kekurangan, yakni dikarenakan prosesnya dilakukan secara manual, maka disaat terjadi kerusakan, perbaikan juga haruslah dilakukan secara manual. Hal ini jelas tidak efektif apabila penggunaannya untuk area yang luas.

  • Dynamic Routing

Cara kerja dalam dynamic routing adalah dengan mengelompokkan data berdasarkan asal dan tujuan data tersebut. Yang pada akhirnya data tersebut akan dicarikan jalur yang optimal.

Dalam dynamic routing ini mengutamakan pertukaran transmisi data berdasarkan perubahan susunan logika jaringan yang terlibat dalam routing tersebut.

Kelebihan dynamic routing adalah tidak diperlukannya admin yang melakukan routing sehingga human error dapat diminalisir. Namun, kekurangannya adalah jalur routing tentu saja dapat berubah sewaktu – waktu, sehingga jalur routing nya tidak selalu sama. Oleh karena itu, terkadang kita tidak tahu jika ada node yang mati atau tidak berfungsi.

Baca Juga:   Pengertian Software dan Jenis-Jenisnya

Router banyak dipakai dalam jaringan yang berbasis TCP / IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa buah jaringan kecil kepada satu jaringan besar. Hal ini bertujuan agar dapat membagi jaringan besar kedalam subnetworking guna meningkatkan kinerja dan meningkatkan manajemennya.

Router terkadang juga dipakai untuk menghubungkan antar dua buah jaringan yang memakai fasilitas router wireless, yang selain menghubungkan PC dengan radio, juga dapat menghubungkan PC dengan kabel UTP.

jenis jenis routing

Router memiliki cara kerja yang bermacam-macam. Diantaranya :

  1. Host1 mengirimkan sebuah data kepada Host2, maka router tidak akan meneruskan informasi tersebut kepada jaringan yang lainnya.
  2. Host2 mengirimkan sebuah data kepada Host1, sama layaknya point pertama, router tidak akan meneruskan informasi tersebut kepada jaringan lainnya.
  3. Kemudian Host2 mengirimkan sebuah data ke net1, maka router tersebut akan meneruskan paket data tersebut kepada net1.

Sehingga dari beberapa cara kerja di atas dapat dijadikan acuan apabila sewaktu-waktu membutuhkan. Sebuah router dapat menyaring proses data dan dapat membagi jaringan menjadi beberapa subnet, dengan ditujukan kepada alamat IP tertentu agar dapat mengalir dari segmen satu ke segmen lainnya.

TIPS

Router juga dapat lebih dikonfigurasikan daripada bridge, serta setiap pengiriman data yang dilakukan haruslah menggunakan IP address. Biaya yang dikeluarkan untuk router umumnya lebih kompleks daripada dengan menggunakan bridgde.

Perlu Anda ketahui bahwa router dapat digunakan tanpa memperhatikan tipologi apapun. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dalam memilih topologi jaringan serta keterlambatan waktu. Selain itu router juga dapat menghubungkan antar jaringan komputer satu dengan komputer yang lainnya. Serta proses berjalannya tergantung dengan protokol.

Akan tetapi, dalam penggunaan router, Anda juga harus mengetahui kekurangannya, diantarnya adalah router dapat mematikan seluruh network apabila ia tidak berfungsi. Selain itu, pilihan koneksi dalam router juga tergantung dengan jumlah koneksi. Karena router memiliki peranan ganda, maka kinerjanya akan menjadi berat.

Dari sedikit informasi di atas, semoga Anda dapat lebih memahami apa itu router dan apa fungsinya. Memang agar lebih memahami secara mendetail Anda haruslah belajar secara terus-menerus dan berusaha giat dan tekun.

Dengan demikian, Anda akan lebih mudah mendapatkan apa yang Anda inginkan. Sekian informasi ditulis, semoga sedikit informasi ini dapat memberikan manfaat untuk penulis, terlebih juga memberikan manfaat bagi para pembaca.

Beberapa informasi diatas dapat dijadikan sebagai pelajaran jika Anda ingin lebih memperdalam mengenai ilmu komputer.

Semoga bermanfaat untuk Anda, terima kasih.

Seorang Software Engineer yang belajar menulis, SEO dan hal-hal lain di dunia IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *