network

Topologi Jaringan Komputer

Posted on

Pengertian Topologi Jaringan

Di era milenial seperti sekarang ini kita tidak mungkin untuk terlepas dari yang namanya komputer. Disetiap lini kehidupan kita pasti selalu membutuhkan komputer, misalnya ketika kita hendak membeli sesuatu di supermarket, petugas kasir membutuhkan komputer untuk mencatat penjualannya, atau saat kita menggunakan air milik pemerintah atau mengirim barang lewat kantor pos sesungguhnya semua hal tersebut sudah tersistem dengan komputer yang canggih.

Namun pernahkah Anda berfikir bagaimana bisa saling terhubung satu sama lain? Dalam artikel ini kita akan membicarakan cara dan macam macam hubungan antar komputer yang disebut dengan topologi jaringan.

Namun yang dimaksud disini adalah menghubungkan komputer dengan suatu perangkat tertentu, lain halnya dengan ketika misalnya kita terhubung dengan komputer yang jauh dengan kita melalui sambungan internet.

Sehingga dengan kata lain memang pada dasarnya penggunaan topologi jaringan ini banyak digunakan pada kantor kator ataupun sekolah dan warnet yang terbatas pada suatu ruang tertentu yang masih bisa untuk disambungkan dengan suatu perangkat.

Kemajuan teknologi ini tentunya akan semakin memudahkan Anda bukan? Berikut ini beberapa macam macam topologi jaringan yang dapat bermanfaat bagi Anda.

Topologi jaringan pada dasarnya adalah sebuah teknik atau cara untuk menghubungkan komputer dengan komputer yang akan membentuk suatu jaringan.

Macam-Macam Topologi Jaringan

Terdapat beberapa macam jenis topologi jaringan diantara:

TOPOLOGI RING

topologi ring

Seperti namanya, topologi jaringan ring akan menghubungkan komputer sedemikian rupa sehingga membentuk alur seperti cincin atau melingkar.

Hal ini karena setiap komputer terhubung satu sama lain dan tidak ada yang terputus sehingga setiap komputer berfungsi sebagai reapeter yang berguna untu meningkatkan sinyal.

Kelebihan

Jenis topologi ini memiliki kelebihan diantaranya adalah tingkat kerumitan yang cukup rendah, biaya pemasangan yang cukup murah, mudah melakukan penyesuaian dengan komputer baru, serta transfer data yang sederhana dan mudah.

Kekurangan

Namun dibalik itu tentu ada kelemahannya yaitu konektifitas menjadi lebih lambat dan tidak efisien karena harus melewati semua komputer terlebih dahulu, sulit jika jaringannya terlalu besar, dan akan menyebabkan kerusakan jaringan apabila ada satu saja komputer yang rusak.

TOPOLOGI BUS

topologi bus

Kedua adalah topologi jaringan bus bekerja layaknya sebuah bus dimana server sebagai supir dan workstation sebagi penumpangnya dimana mereka semua dihubungkan dengan kabel.

Topologi jaringan bus ini bisa dibilang cukup sederhana karena hanya bisa menampung kurang dari sepuluh komputer untuk manfaat yang lebih maksimal.

Beberapa komponen utama topologi bus, yaitu:

  • T-Connector

T-Connector merupakan konektor berbentuk T yang digunakan untuk menghubungkan perangkat (PC, printer, dkk) dengan kabel utama.

  • BNC Terminator

Komponen yang dipasang pada ujung topologi bus yang digunakan sebagai penutup kabel utama.

  • Kabel Coaxial
Baca Juga:   Pengertian Software dan Jenis-Jenisnya

Kabel coaxial adalah kabel yang digunakan pada jalur utama topologi ini.

  • BLN RJ45

Kebanyakan perangkat saat ini, baik itu laptop, PC, printer, scanner dan lainnya menggunakan port RJ45 untuk layanan LAN card nya. Oleh karena itu, BLN RJ45 digunakan sebagai penyampung RJ45 dan kabel coaxial.

Kelebihan

  • Hemat biaya

Pemasangan atau penggunaannya yang tidak membutuhkan biaya yang besar karena jenis topologi jaringan ini tidak membutuhkan banyak kabel sebab memang layout kabelnya cukup sederhana saja.

  • Kerusakan di jaringan tidak mengganggu jaringan lain.

Apabila ada kerusakan atau kegagalan jaringan maka tidak akan memperngaruhi jaringan yang lain selama tidak terjadi gangguan pada kabel pusat.

  • Tidak membutuhkan Hub / Switch

Topologi ini bersifat linier sehingga kita tidak membutuhkan perangkat tambahan.

Kekurangan

  • Kapasitas Jaringan Kecil

Topologi bus kurang bisa menampung komputer dengan jumlah yang besar. Perkiraan hanya dapat menampung 5-17 Komputer.

  • Kabel Utama sangat penting

Kerusakan pada kabel utama akan berakibat fatal terhadap jaringan karena kabel ini merupakan satu-satunya penghubung antar komputer.

  • Lalu lintas data tinggi

Lalu lintas data yang tinggi akan menyebabkan koneksi tidak berjalan lancar karena jalur pertukaran data terpaku pada kabel utama.

  • Diperlukan Repeater

Untuk jaringan yang jaraknya jauh, kita membutuhkan repeater karena sifat kabel coaxial yang tidak dapat digunakan untuk mengirimkan paket data dalam jarak ratusan meter.

  • Deteksi isolasi kecil

Tidak adanya isolasi terhadap jaringan, maka jika terjadi gangguan, maka kita akan kesulitan mengatasi / menemukan lokasi anomali nya.

TOPOLOGI STAR

Topologi jaringan yang berikutnya adalah tipe star. Topologi jaringan star memang akan membentuk seperti bintang karena setiap komputer ataupun server akan terhubung ke sebuah pusat atau perangkat sentral berupa switch, hub, ataupun router.

Keunggulan topologi ini adalah kemudahan dalam menambahkan komputer baru, mampu mengatasi lalu lintas yang sibuk, akses kontrolnya terpusat sehingga mudah diawasi.

Namun kekurangannya adalah biayanya cukup mahal, membutuhkan kabel yang lumayan banyak, serta gangguan atau kerusakan pada perangkat pusat akan berakibat matinya seluruh jaringan.

Oleh karena itulah jika Anda menggunakan jenis topologi jaringan ini akan sangat penting untuk selalu mengecek dan selalu merawat perangkat pusat agar transportasi jaringan Anda selalu berjalan lancar.

TOPOLOGI MESH

Topologi jaringan mesh adalah jenis topologi jaringan yang akan menghubungkan semua perangkat yang ada secara langsung.

Kekurangan dari jenis topologi ini adalah membutuhkan ruang yang cukup luas untuk menghubungkan semua perangkat, konfigurasi serta pemasangan yang cukup rumit, serta sangat boros kabel karena memerlukan jaringan untuk menghubungkan semua komputer.

Namun kelebihan topologi jaringan ini adalah keamanannya yang lebih terjamin, jaringan jenis ini sangat kuat dan stabil, selain itu identifikasi dan pemecahan masalah pada topologi jaringan ini cukup mudah.

Baca Juga:   Internet: Pengertian, Definisi, Sejarah, dan Manfaat

Pada dasarnya topologi ini cocok digunakan bagi Anda yang membutuhkan kestabilan namun Anda juga harus siap dengan konsekuensi biaya pemasangan dan kabel yang cukup banyak.

TOPOLOGI TREE

Selanjutnya ada topologi jaringan tree yang membentuk jaringan seperti pohon. Topologi jaringan ini merukan sebuah jaringan yang terbentuk dari kombinasi topologi star dan bus sehingga tentunya akan ada lebih banyak keunggulan dan penyempurnaan.

Keuntungan dari topologi ini adalah merupakan jenis topologi yang tepat untuk digunakan jika Anda memiliki jaringan komputer yang besar, selain itu jenis topologi ini juga akan memudahkan dalam mengatur bagian bagian tugas dalam jaringan tersebut.

Namun kelemahannya adalah pemasangannya yang cukup rumit dan mahal, selain itu juga membutuhkan banyak kabel untuk membuat topologi jaringan ini. Oleh karena itulah, jenis topologi ini hanya cocok digunakan pada perusahaan dengan skala yang besar yang memiliki kebutuhan pembagian tugas yang banyak serta memiliki kemampuan yang lebih besar pula.

TOPOLOGI HYBRID

Topologi jaringan yang terakhir adalah sebuah jenis topologi yang menggabungkan atau mengkombinasikan dua atau lebih jenis topologi jaringan yang lain. Jenis topologi ini disebut dengan topologi jaringan hybrid.

Ciri utama dari topologi jaringan hybrid adalah apabila suatu topologi jaringan tidak menunjukkan suatu karakteristik yang spesifik seperti yang telah ada di atas. Topologi ini akan menggabungkan topologi star dengan bus serta dengan ring juga atau dengan topologi lainnya.

Kelebihan dari jenis topologi ini adalah tentunya dengan mengkombinasikan banyak jenis topologi maka akan semakin mengurangi kelemahan dan dapat memilih jenis topologi apakah yang tepat digunakan.

Penambahan komputer baru juga sangat mudah karena hanya tinggal kita menginginkan masuk pada bagian mana, selain itu juga tingkat stabilitas yang cukup konsisten sehingga menjaga kelancaran transmisi Anda.

Namun kelemahan jaringan ini adalah tentu saja penggunaannya yang cukup rumit serta membutuhkan banyak biaya. Selain itu jenis topologi ini tidak cocok untuk skala yang kecil.

Sebenarnya masih ada beberapa topologi jaringan lain seperti peer to peer dan topologi linier yang akan dibahas lain kesempatan.

Penggunaan topologi jaringan akan membuat kecepatan akses data, biaya, ukuran, serta tingkat konektifitas yang cukup baik untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi kerja.

Namun yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan jenis topologi yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu sesuaikan juga topologi jaringan dengan kebutuhan serta skala penggunaannya.

Seorang Software Engineer yang belajar menulis, SEO dan hal-hal lain di dunia IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *