secure laptop

Pengertian VPN, manfaat dan macam-macamnya

Posted on

Virtual Private Network atau yang biasa disebut VPN ini adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Di zaman yang serba modern ini, semua sudah menggunakan alat-alat canggih dan praktis. Manusia lebih sering menggunakan teknologi dan mencari tau informasi melalui teknologi tersebut. Internet salah satunya, untuk menggunakan internet tentunya memerlukan koneksi atau jaringan internet. Salah satu jaringan internet yang sering diperbincangkan oleh banyak orang saat ini yaitu VPN.

Untuk mengetahui lebih lanjut tetang jaringan VPN, mari kita ketahui pengertian VPN, manfaat dan macam-macamnya tersebut.

Pengertian VPN

Virtual Private Network atau yang biasa disebut VPN ini adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik). Disebut Private Network karena VPN bersifat pribadi maksudnya hanya orang tertentu saja yang dapat mengaksesnya, dan disebut dengan Virtual Network karena VPN menggunakan jaringan Internet sebagai media perantaranya alias koneksinya bukan secara langsung.

VPN merupakan saluran komunikasi khusus yang efisien menggunakan jaringan internet. VPN biasanya digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan ruang sendiri di internet. Misalnya komunitas bisnis yang memerlukan keamanan jaringan sendiri di internet melakukan berbagai kegiatan dalam lingkungannya sendiri.

VPN beroperasi pada topologi yang berbeda dan lebih rumit dari  jaringan point to point. Fungsi VPN adalah memberikan koneksi yang sangat aman antara jaringan pribadi yang terhubung melalui Internet. Hal ini memungkinkan remote komputer  bertindak seolah-olah  berada di jaringan LAN. Data yang dikirimkan melalui VPN terenkripsi sehingga cukup aman dan rahasianya tetap terjaga.

Umpamanya VPN ini seperti sebuah “ruangan” dalam bangunan yang membuat sekat tersendiri dan memisahkan diri dari internet publik. VPN bersifat private/pribadi karena memang ditujukan untuk masalah keamanan yang lebih serius. Biasanya digunakan oleh instansi atau perusahaan yang menginginkan sebuah jaringan yang aman untuk digunakan seolah-olah terhubung melalui LAN.

VPN sangat penting jika tidak ingin rahasia atau data kita bocor ke orang lain. VPN ini mempunyai keistimewaan sebagai alat yang sangat pribadi.

Konsep sederhananya seperti ini, saya terhubung ke internet di rumah dengan ip address laptop saya 36.10.12.60 . Sedangkan, komputer saya di kantor memiliki ip address 72.1.15.177 . Kedua perangkat ini, baik laptop maupun komputer terhubung ke internet. Kemudian, saya coba akses komputer saya di kantor menggunakan laptop di rumah dengan perinah tracerote (untuk Ubuntu) atau tracert (untuk Windows).

Kedua perintah ini untuk mendapatkan routing jaringan / jalur internet yang dilalui dari laptop menuju komputer di kantor. Saya jalankan lewat terminal atau cmd dengan hasil (semisal) :

36.10.12.60

36.10.12.1

65.1.1.1

72.1.15.177

Selanjutnya, kita akan pasang VPN di kedua perangkat saya ini. Laptop memiliki ip address lagi (ada 2 ip address, 1 ip address lama yaitu 36.10.12.60), yaitu 10.1.1.15 , sedangkan komputer mendapatkan ip address lagi, yaitu 10.1.1.20 . Kita coba tracert atau traceroute ip address ini dan mendapatkan hasil:

10.1.1.15

10.1.1.1

10.1.1.20

Nah, inilah yang dimaksud dengan VPN. kita berada pada jaringan berbeda, namun setelah menggunakan VPN, kita akan mendapatkan ip address tambahan yang dapat kita gunakan yang seakan-akan kita memiliki akses LAN ke perangkat di jaringan lain. istilah kerennnya itu tunneling atau terowongan.

Nah, kalau ada yang tanya seperti ini, “Saya cek ip address saya di whatismyipaddress (atau sejenisnya), kok ip address saya laptop atau komputer yang terhubung ke internet itu sama, yaitu 2.232.22.54. Salahnya dimana ya?”.

Jadi begini, cara kerja dari VPN ketika mengakses internet, maka alurnya seperti ini:

(laptop, komputer) <–> VPN Server (2.232.22.54) <–> Internet

Makanya itu, ketika kita mengakses internet, maka ip address kita akan berubah menjadi ip address VPN server.

Beda lagi kalau kita mengakses komputer atau laptop dari VPN.

laptop (10.1.1.15) <–> VPN Server (10.1.1.1) <–> Komputer (10.1.1.20)

Jadi, VPN server ini memiliki ip address publik (2.232.22.54) yang terhubung ke internet. Lalu, VPN Server membuat jaringan privat (pribadi) di dalamnya lagi yang tidak bisa diakses oleh orang-orang yang tidak menggunakan VPN tersebut.

Telah kita ketahui pengertian VPN. Sekarang kita mulai cari tahu manfaat dan fungsi yang dimiliki oleh jaringan ini.

Manfaat & Fungsi VPN

jaringan internet

  • Melindungi dan Mengamankan Data saat Kita Menggunakan Koneksi WiFi Umum

Bila kita menggunakan koneksi WiFi di tempat umum (misalnya di mall, di kedai, atau di cafe), seluruh aktivitas browsing kita saat terhubung ke wifi bisa diawasi dan dimata-matai oleh siapapun. Oranglain bisa mengetahui apapun yang kita akses.

Hal terburuknya yaitu sangat mudah bagi para hacker untuk menciptakan evil twin Wi-Fi, yang dapat membingungkan kita untuk mengetahui jika anda terhubung dengan wifi yang asli atau atau wifi jebakan.

Baca Juga:   Cara Mengganti Password Wifi Speedy Indihome Telkom

Ketika terhubung dengan WiFi publik, maka kita menggunakan jaringan yang tidak aman. Semua data dan informasi yang kita kirim, termasuk yang paling sensitif seperti informasi kartu kredit, dapat dengan mudah dicuri oleh hacker.

Namun dengan enkripsi kelas militer yang kuat. VPN dapat melindungi dan mengamankan session browsing kita dan menjaga agar data yang kita kirim tetap aman dari hacker.

Kalau istilah kerennya itu kerahasiaan atau confidentially.

  • Mengenkripsi Data

Enkripsi adalah suatu metode untuk mengkodekan data sedemikian rupa sehingga hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya, dan VPN merupakan alat terbaik untuk mengenkrpsi data.

Bila kita mentransfer data melalui internet, data tersebut akan dikirim dalam bentuk paket. Paket-paket data ini dapat dengan mudah disadap oleh siapapun yang menggunakan program-program sederhana yang tersedia di internet. Misalnya, kita  mengirim surat ke pacar kita melalui temannya, surat itu tidak dimasukkan kedalam amplop, sehingga siapapun dapat membuka dan membacanya.

Tetapi bagaimana jika kita menulis surat dalam bentuk kode yang hanya istri yang bisa memahaminya, lalu melampirkan surat tersebut dalam amplop  dan kemudian memberi segel pada amplop tersebut. Dengan cara ini, tidak akan ada yang bisa membukanya.

Hal ini akan berpengaruh kepada keutuhan data (data integrity) sehingga data yang kita kirim pun lebih aman dibandingkan tanpa menggunakan vpn.

Selain itu, penggunaan vpn yang menggunakan teknik enkripsi data ini akan memudahkan kita mengetahui siapa pengirim yang sebenarnya. Dalam hal ini bisa disebut dengan autentikasi sumber (origin authentication).

  • Mengganti IP Asli dengan IP Anonim

Salah satu manfaat VPN adalah melindungi IP asli pengguna dengan cara menyembunyikannya dan menggantinya dengan IP server VPN. Sederhananya, ketika kita terhubung ke VPN, maka IP asli kita (yang diberikan oleh ISP) digantikan dengan salah satu IP server VPN.

Misalnya, IP kita adalah IP Indonesia 36.85.1.79. Lalu kita menggunakan VPN server Amerika maka IP kita akan berubah menjadi 2.354.452.2 (ip address vpn server). Dengan ini, kita tidak hanya bisa mengakses situs yang diblokir di Indonesia, tetapi IP asli Anda juga akan tetap anonim dan bahkan ISP tidak dapat melacak jejak kita.

  • Mengakses Website dan Apps yang Diblokir dari mana saja dan kapan saja

Beberapa negara atau daerah memblokir konten (misalnya video atau informasi tertentu) mereka sehingga tidak bisa diakses dari luar. Hampir mustahil untuk mengakses konten tersebut, kecuali anda berada di daerah tersebut secara fisik.

Namun dengan VPN, kita bisa mengakses konten-konten tersebut. Cukup dengan hanya menyamarkan IP kita dengan salah satu IP negara tersebut, maka kita dapat mengakses konten yang hanya bisa di akses dari dalam negara tersebut karena sistem akan mendeteksi jika kita berada di negara tersebut (meskipun sebenarnya anda tidak disana).

Misalnya negara Amerika, Jika ingin menonton film atau video tertentu yang hanya bisa di lakukan bila kita secara fisik berada di Amerika, maka gunakan VPN dengan server Amerika dan dengan demikian Anda akan mendapatkan hak akses yang sama seperti warga negara amerika di internet. Begitu pula jika kita berada di sebuah negara dimana twitter dilarang. Kita hanya perlu menggunakan VPN untuk mengakses Twitter.

  • Menghindari Sensor dan Geo-Restriction (Pembatasan secara Geografi)

geo restriction

Saat ini, sensor dan pembatasan hak-hak kebebasan dalam berbicara di internet meningkat dengan cepat, baik itu dilakukan oleh pemerintah, atau pihak-pihak tertentu. Di banyak daerah di dunia, kita tidak diperbolehkan untuk mengekspresikan pikiran dan pendapat. Oleh karena itu, penggunaan VPN juga meningkat dengan cepat.

VPN merupakan solusi terbaik untuk menghindari Sensor dan Geo-Restriction. Jika kita berada di negara seperti Uzbekistan atau Republik Kongo, di mana mengungkapkan pendapat sangat dilarang, maka kita dapat menggunakan VPN dan menggunakan server negara lain seperti Amerika atau Inggris. Dengan demikian, kita dapat dengan mudah mengakses website yang diblokir dan mendapatkan hak kita dalam berbicara dengan bebas.

  • Data Pencarian kita tidak terbaca oleh ISP

Banyak internet service provider (ISP) yang menangkap atau mendata pencarian atau browsing yang kita lakukan. VPN yang mengenkripsi data kita akan memunculkan angka, huruf dan karakter acak sehingga ISP tidak mengetahui apa yang sedang kita lakukan.

Begitulah manfaat dari VPN untuk kehidupan kita. Selanjutnya mari kita bahas tentang macam VPN berdasarkan protocol dan koneksi/topologi.

Macam-macam VPN berdasarkan Protocol

Layanan VPN didukung oleh beberapa protokol komunikasi data, yang mana tiap protokol tersebut memiliki konsep keamanan yang berbeda-beda.

Baca Juga:   4 Cara Mempercepat IDM Untuk Windows

– Point-to-Point Transfer Protocol (PPTP)

-.Layer 2 Transfer Protocol (L2TP)

– Secure Socket Layer/Transport Layer Security (SSL/TLS)

– Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP)

– Internet Key Exchange (IKEv2)

– Routing Protocols (MPLS/BGP)

– OpenVPN

– Internet Protocol Security (IPSec)

– Dynamic Multipoint VPN (DMVPN)

– Hybrid VPN

Semua protokol memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang lebih aman biasanya memiliki cara konfigurasi yang lebih sulit, dan sebaliknya. Sebagai contoh, PPTP merupakan VPN yang paling mudah dibuat tetapi memiliki tingkat keamanan yang paling rendah dibandingkan dengan protokol lain.

Di sistem operasi Windows dan Ubuntu sudah terpasang aplikasi PPTP atau IPSec karena memang konfigurasi yang mudah. Beda lagi dengan openpn dan beberapa macam vpn lainnya yang perlu diinstall terlebih dahulu.

Macam-macam VPN berdasarkan Koneksi/Topologi

  1. Jaringan Privat melalui ISP

VPN dengan konsep ini merupakan sebuah layanan yang disediakan oleh Internet Service Provider bagi perusahaan-perusahaan besar yang ingin menghubungkan kantor pusat dengan cabang-cabangnya melalui koneksi privat yang aman. VPN jenis ini biasanya menggunakan konsep MPLS dengan BGP Routing.

Meskipun tidak secara langsung melalui internet (hanya melalui jaringan ISP), VPN ini tidak termasuk leased line karena ada peran ISP yang membuat saluran “tidak langsung” antar jaringan perusahaan tersebut, tetapi juga dapat melakukan routing menuju internet. VPN dengan konsep ini memakan biaya yang lebih besar namun dengan keamanan yang sangat tangguh.

  1. VPN Site to Site

VPN jenis ini menghubungkan kedua jaringan lokal, misalnya kantor pusat dengan kantor cabang. Bedanya, VPN SIte to Site tidak memerlukan peran ISP dalam implementasinya. Semua konfigurasi dapat dilakukan oleh pelaku/vendor IT pada jaringan tersebut.

Pada satu site dibuatkan sebuah dedicated VPN Server dan di site lain dibuatkan sebuah dedicated VPN Client sehingga kedua jaringan lokal ini dapat saling terhubung melalui jaringan private. Koneksi “tunneling” VPN ini melalui internet, tidak hanya melalui ISP saja. VPN ini memakan biaya yang murah dengan keamanan yang disesuaikan dengan protokol VPN yang digunakan (PPTP/L2TP/lainnya).

  1. Road Warrior

Istilah yang terdengar lebih keren dari sebelumnya 😀

Road Warrior di sini berarti koneksi VPN yang menghubungkan perangkat personal (PC/Laptop/Smartphone) dengan suatu jaringan lokal melalui internet dengan menggunakan VPN. Ibaratnya Si “Ksatria Jalanan” yang menyendiri ini menempuh sebuah “terowongan” untuk mencapai “suatu lokasi”.

Misalnya kita memiliki smartphone dengan koneksi internet dari provider telekomunikasi dan memiliki software VPN Client, dapat mengakses resource jaringan kantor kita dari mana saja. Keren kan? That is The Road Warrior.

Layanan VPN jenis ini bisa juga dikombinasikan dengan VPN Site to Site sehingga tidak hanya antar jaringan lokal saja, tetapi juga dapat menghubungkan dengan perangkat personal.

Kelebihan dan Kekurangan VPN

Pada setiap aplikasi atau perangkat dimanapun, pasti ada kelebihan dan kekurangannya, baik itu dari segi sistem, kesulitan instalasi, atau yang lainnya. Ayo kita coba bahas kelebihan dan kekurangan dari VPN.

Kelebihan VPN

  • Menghemat biaya setup jaringan

Jika kita memiliki beberapa kantor di beda kota dan memiliki banyak data pribadi dan rahasia, maka setup jaringan akan membutuhkan biaya yang besar kalau kita menggunakan kabel fiber optik atau sejenisnya. Dengan menggunakan VPN, kita tidak membutuhkan perangkat keras (hardware) yang relatif lebih mahal daripada VPN yang merupakan perangkat lunak (software).

Kita cukup terhubung ke internet, kemudian install VPN pada router atau gateway kantor dan selesai sudah, kantor-kantor kita akan saling terhubung.

  • keamanan data, keutuhan data dan sumber data terpercaya

Sudah kita bahas pada bab manfaat dan fungsi VPN bahwa vpn memberikan jaminan.

  • Lantency kecil

Jika kita mengakses komputer dengan jarak yang jauh, maka data yang akan terkirim pun perlu melewati jarak yang jauh. Dengan menggunakan vpn, jarak yang ditempuh bisa lebih singkat.

Kekurangan VPN

  • Ip address VPN Server sangat Vital

VPN memiliki ip address VPN server yang terhubung ke internter sehingga butuh keamanan lebih baik lagi agar tidak terbobol. Salah satu kelemahan VPN ya terdapat pada VPN servernya, kalau VPN server nya mati atau error, maka kita pun tidak dapat terhubung.

  • Tidak adanya standar dalam teknik enkripsi

Setiap produk memiliki tujuan utama, yaitu keamanan data, namun teknik yang digunakan pada setiap produk atau layanan VPN berbeda-beda.

Seorang Software Engineer yang belajar menulis, SEO dan hal-hal lain di dunia IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *